" Lagi dan Lagi "
Aku menunggu. Kamu menunggu.
Meski terkadang menunggu tak se-inci pun menyeret kita untuk bertemu di titik rindu.
Tapi ahh,
adakah yg lebih indah dan syahdu dari dua jiwa yang saling menunggu?
Yg tak saling menyapa, tapi diam-diam mengucap nama dalam do’a?
Waktu memang terasa begitu cepat bagi
mereka yg takut. Begitu lama bagi mereka yg menunggu. Kamu kini ada
di persimpangan itu. Titik di mana kamu menjadi manusia lemah tak
berdaya. Titik temu antara penantian dan ketakutan. Yaa, kamu sedang
takut dan menunggu.
" Dan AKU "
Aku bukanlah sosok yg sempurna bagimu.
Namun ku berharap kita laksana tali yg saling menguatkan.
Hingga kekurangan tak lagi menjadi kelemahan..
Yaa Allah...
Hamba tak berani berjanji untuk sebuah PERASAAN,
karena hati ini begitu mudah terbolak-balik.
Namun hamba akan berusaha untuk SETIA hingga Engkau memberi keputusan yang terbaik,
karena hamba yakin apapun pilihan-Mu itulah yg terbaik bagi hamba dan dia.....Aamiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar