Kamis, 28 Maret 2013

Untittle #2

Membayangkan sosokmu saja yang ku bisa hanyalah kau seorang yang kuat, pundakmu mampu memanggul berbagai beban yang belum pernah kubawa sebelumnya tapi, ada sesuatu di dalam dirimu, aku bisa merasakan kehangatanya, kau rapuh........,
kau selalu berpura-pura terlihat kuat untuk orang-orang yang kau sayang.

Apa yang lebih menyebalkan daripada tidak bisa membantumu ketika kau dalam kesusahan?

Aku hanya diam terpaku, menatap betapa bodohnya diriku. aku ingin ada disana, menemani lukamu, ikut merasakan beban pundakmu.

" Diamku lebih baik? " 
Kau hanya terus menyalahkan dirimu sendiri, seolah-olah kau yang bertanggung jawab atas semua yang tidak kau lakukan.
BANGUN !!! Bangun dari semua fatamorgana itu!!! Kau tak pernah sendiri.
Bagaimana dengan kata-katamu???? Bukankah kau ingin lebih kuat lagi??? Lebih kuat dari kau yang sekarang?

MENANGISLAH, MENJERITLAH AYO BERDIRI!!! KAKI-KAKIMU MASIH KUAT KAN???


~Maaf untuk ketidakhadiranku yang kesekian kali nya~

Untittle #1

Jika harus mencarimu di dalam diriku, bukanlah hal yang sulit untuk dilakukan.
Ejaan namamu, syair-syair tentang mu, atau bahkan setiap mili dari jejak ceritamu...
Kau kuhirup bersama udara pagi, menyebar di seluruh paru-paruku, mengalir bersama eritrosit, mengedarkan kebahagiaan ke seluruh bagian tubuhku.
Bahkan ketika aku terjatuh, bersama trombosit-trombosit darahku kau menambal luka itu

Entahlah..
Jika kamu adalah virus mungkin aku sudah tidak bisa terselamatkan lagi.
Kau sudah menjalar ke setiap sudut diriku, menjadi sesuatu yang menopang hidupku seperti candu yang tak bisa kulepaskan