Kamis, 05 September 2013

Little Talks - Of Monsters & Men

I'm back! Hari ini gue kembali dengan sebuah lagu yang gak tahu kenapa, gue menyukainya karena videonya menurut gue keren banget. Selain itu, alasan kenapa gue menyukai lagu ini juga ternyata setelah didengarkan beberapa kali, ternyata liriknya enak sekali. Iramanya juga asyik, videonya juga menarik.
Menurut gue, Little Talks - Of Monsters & Men ini bercerita tentang sebuah pasangan dalam percintaan. Lagu-lagu bertemakan cinta memang asyik banget untuk didengarkan hahahaha, dan lagu ini juga bercerita tentang itu. Tapi sayangnya, sekali lagi lagu ini tentang hubungan yang nasibnya hidup segan, mati tak mau alias sedang dalam status rumit gitu *curhat.
Sang cewek menginginkan untuk mengakhiri hubungannya yang dinilai tak seindah dulu, sehingga dia mengharapkan sebuah cinta yang baru, yang memberikannya arti sebuah cinta seperti yang dia mau. Tapi masalahnya, sang cowok tidak mau melepaskan begithu saja. Dia terus berharap agar hubungannya terus berjalan seperti sedia kala. 

"I don't like walking around this old and empty house
So hold my hand, I'll walk with you my dear
The stairs creak as I sleep, it's keeping me awake
It's the house telling you to close your eyes"

Sang cewek tidak mau dia hidup dalam sebuah percintaan yang hampa, berjalan seperti itu-itu saja. Dia menginginkan sebuah kejutan kecil dalam setiap percintaannya, agar kisahnya tidak monoton seperti biasa. Sang laki-laki menyakinkan bahwa dia akan bersamanya selamanya, menjaga dan tak perlu mengkhawatirkan tentang hubungan yang katanya biasa-biasa itu. Kemudian, karena dia tak lagi bisa membohongi hati nuraninya terus menerus, dia berterus terang pada sang cowok, "Aku tak nyaman dengan hubungan kita." Tapi sekali lagi, sang cowok menyakinkan untuk terus bertahan. Tak usah menghiraukan perasaannya, dan nikmatilah hidup.

"Some days I can't even trust myself It's killing me to see you this way"

Lirik itu adalah sebuah penjelasan, sang cewek tak bisa untuk membuat keputusan besar, apakah dia akan mempertahankan kisah percintaannya ataukah akan mengakhirinya karena memang cinta mereka sudah tak ada rasa, alias hampa. Sedang sang cowok yang sudah tahu apa yang sedang terjadi pada kekasihnya itu kini menjadi galau, dia tak ingin membuat orang yang dikasihinya itu memendam perasaan hampa yang terus-terusan. Sang cowok benar-benar tak menyukai berada dalam sebuah kebimbangan seperti itu.


"There's an old voice in my head that's holding me back
I tell her that I miss our little talks
Soon it will all be over, buried with our past
You used to play outside when you were young,
Full of life and full of love"

Sang cowok galau, dia masih berharap hubungan mereka bisa diselamatkan dan kekasihnya itu bisa terus bersamanya, dan itu artinya dia akan tetap menggenggam erat kekasihnya itu dan tak akan melepaskannya, meski sang cewek menginginkannya. Sang cowok beberapa kali harus meyakinkan kekasihnya itu, bahwa separuh hidupnya masih menginginkannya, menginginkan bahwa mereka tetap bersama. Akhirnya sang cewek mengiyakan, dia juga berharap hubungannya ini masih tetap terselamatkan. Dan untuk itu, sang cowok meminta kekasihnya itu untuk berjuang bersamanya, mempertahankan dan memperbaiki hubungannya.

"Some days I feel like I am wrong and I am right
Your mind is playing tricks on you my dear"

Tapi terkadang, dalam percobaan bahwa hubungannya dalam diselamtkan itulah dia berfikiran, kadang-kadang dia merasa bimbang lagi, haruskah bertahan, sedangkan hatinya ingin sekali terbang bebas dari hubungan yang hampa ini. Dan untuk menyakinkan bahwa pikiran kekasihnya ini salah, sang cowok berkali-kali meyakinkan, dia tak harus pergi, karena ini akan berlalu begitu saja nantinya, ini hnaya perasaan sesaat saja.


"Don't listen to a word I say The screams all sound the same"

Ini tentang persepsi dari orang yang berbeda, saat sang cewek menyanyikan "Don't listen to me, all my complaints are the same anyway." Sang cewek juga mendengarkan kata-kata ini dari cowoknya itu, ini berarti bahwa dalam setiap hubungan pasti akan ada masa-masa seperti ini.


"You're gone gone gone away
I watched you disappear
All that's left is a ghost of you
Now we're torn torn torn apart, there's nothing we can do
Just let me go, we'll meet again soon"

Dia sudah tak bahagia, dan dia sudah beberapa kali mengatakan dan menjelaskan apa yang ada dalam pikirannya, maka dia berharap kepada kekasihnya agar dia melepaskannya untuk pergi dan terbang bebas bersama cita-citanya untuk mendapatkan cinta yang diinginkannya.


"Now wait wait wait for me
Please hang around
I see you when I fall asleep"


Sang tetap dalam pendiriannya, dia ingin tetap bersama kekasihnya dan ingin melanjutkan kisah cinta bersamanya.


"'Cause though the truth may vary
This ship will carry
Our bodies safe to shore"

Mereka berdua kini memiliki dua persepsi yang berbeda tetang hubungan mereka, dan persepsi yang berbeda pula atas keputusan final yang diambilnya. Sang cowok berpendapat, hancurnya hubungan ini karena kesalahan sang cewek, dia berubah tak mencintainya lagi seperti awal dia memutuskan untuk bersama. Sedangkan sang cewek, dia berfikiran bahwa dia telah tumbuh dewasa dan semakin matang, dan dia bisa mengambil keputusan hiudupnya tanpa harus mendengarkan orang lain untuk hidupnya. Tapi bagaimana pun, keduanya akhirnya sepakat, berpisah adalah jalan terbaik bagi mereka, agar mereka tidak saling menyakiti dan tersakiti oleh pasangannya.